Pelepasan Jamaah Calon Haji

Camat, Kapolsek, Danramil dan Kepala KUA Kecamatan Purwanegara dalam Pelepasan JCH 1432 H / 2011 M

Pelayanan Haji 1432 H / 2011 M

Ibu Umi Fadilah ( karyawan KUA Kec. Purwanegara beserta suami, bersiap meninggalkan Banjarnegara...

Kunjungan URAIS Kota Surakarta

Rombongan URAIS dan KUA se Kota Surakarta berpose sejenak di KUA Kecamatan Purwanegara

Pelatihan SIMKAH Tk. Lanjut

Masjid Baiturrahman Semarang tampak dari...( Lantai 7 kamar 26 Hotel Horison )

Pelatihan SIMKAH Tk. Lanjut

Para peserta pelatihan SIMKAH Tk. Lanjut bersantai sejenak setelah menerima materi (...wong ndeso...

Pelatihan SIMKAH Tk. Lanjut

Berpose sejenak dengan Penghulu KUA Kecamatan Purbalingga ( Bpk. Muhammad Mujib )

Pelatihan SIMKAH Tk. Lanjut

Tim ariesoftware.net menyampaikan materi dalam kegiatan Pelatihan SIMKAH TK. Lanjut di Hotel Horison...

Kantor KUA Kec. Purwanegara

Jl. Balai Desa Penatusan No. 100 Purwanegara Banjarnegara Jawa Tengah

Kunjungan Kerja Ka Kanmenag

Kepala KUA, Kepala Kantor Kemenag, Peghulu dan Operator SIMKAH

Bimbingan Manasik Haji Tahun 2011

Peserta sedang mengikuti kegiatan Manasik Haji

Study Banding KUA PRACI WONOGIRI

Kunjungan Kepala  KUA Praci Kab. Boyolali Jawa Tengah

Gebyar HAB Kemenag ke 65

Karyawan KUA dan P3N mengikuti pawai ta'aruf dalam rangkan HAB Kemenag

Kunjungan Analisis Keuangan

Rehat Sejenak bersama  analisis Keuangan

HAB Kemenag RI Tahun 2010

Keluarga Besar KUA Kec. Purwanegara, sesaat setelah Upacara HAB Kemenag

Headline

Pendaftaran calon haji dengan sistem tabungan mengikuti... Details
Bandung(Pinmas)--Kementerian Agama menyatakan kebijakan... Details
Buku Tamu
Pasangan Bahagia

Banjarnegara- Selasa, 15 November 2011 menjadi momen yang paling membahagiakan bagi pasangan Amarudin bin Nawawi ( 60 th ) dan Kasem binti Tayasa ( 61 th ) penduduk Kalitengah Kecamatan Purwanegara Kabupaten Banjarnegara. Hal ini karena keduanya baru saja melangsungkan dan mencatatkan pernikahannya di Kantor Urusan Agama Kecamatan Purwanegara.Di usia yang sudah tidak muda lagi, bukan berarti hal tersebut mengurangi hasrat kakek 60 tahun tersebut untuk melangsungkan pernikahannya. Layaknya kaum muda lainya,bagi Amarudin, pernikahannya ini pun dianggap sakral dan bersejerah bagi kehidupannya.

Bagi kakek yang kesehariannya sebagai buruh tani ini pernikahan tersebut memang bukan kali pertama baginya setelah sepeninggal istrinya 5 tahun silam. Kesendirian tersebut seolah memberikan semangat bagi kakek tersebut untuk mencari pendamping hidup yang baru. Ketika ditanya perihal tujuannya menikah, dengan lugunya Amarudin menjawab: kangge ngancani turu ( untuk menemani tidur: red ), lan kersane wonten igkang ngliwet (baca: agar ada yang masak ). Hal ini juga diiyakan oleh Kasem dengan senyum dan anggukan kepala.

 

Demikian halnya bagi Kasem, tidak jauh berbeda, pernikahan inipun juga kali kedua baginya. Kasem pun di tinggal mati oleh suaminya. Bagi Kasem pernikahannya sangat membahagiakan dan menjadi sejarah dalam hidupnya. Hal ini tercermin dari rona wajahnya yang bersemangat selalu mengumbar senyum ketika prosesi akad nikah berlangsung, seolah tak sabar menunggu sang calon suaminya mengucapkan “ Kulo tampi...” ( Saya terima ) dan para saksi mengucapkan syah.....

Ketika ditanya rencana setelah menikah, kakek nenek ini akan menghabiskan sisa umurnya untuk memperbanyak ibadah dan merawat anak cucu. Selamat berbahagia pak Amarudin dan Ibu Kasem semoga menjadi keluarga yang tenteram lahir bathin penuh dengan kasih sayang.

.

 
Supported by

Video Profil
Asmaul Husna
Pengunjung
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini78
mod_vvisit_counterKemarin143
mod_vvisit_counterMinggu Ini78
mod_vvisit_counterMinggu Kemarin948
mod_vvisit_counterBulan Ini1930
mod_vvisit_counterBulan Kemarin0
mod_vvisit_countersemuanya1930
Waktu Online
We have guests online
Top